Minggu, 07 November 2010

Mengemis di berbagai kota

Mengemis di berbagai kota

ILUSTRASI
saya sering jumpa seorang pengemis pria di perempatan rawasari dan pramuka perbatasan Jakarta Pusat dan Timur, dia masih muda, berjalan pincang, biasanya mengenakan topi, matanya tak terlalu lebar, warna kulitnya agak terang … saat beraksi berjalan goyang kiri dan kanan.
Minggu lalu saya berkendara di Bandung dan sangat terkejut berjumpa dengan orang yang sama …. owh dia mengemis di berbagai kota
Selamat siang Pembaca, terima kasih telah berkunjung ke blog

banjir di dki

Banjir Jakarta Feb 2007
Merupakan siklus lima tahunan, ternyata Februari 2008 pun Jakarta terendam … berlanjut dengan wabah demam berdarah. Dibawah ini adalah foto-foto yang Saya abadikan Februari 2007, di dekat rumah Saya Cipinang Muara.
a-banjir-cipinang-tingkah4.jpg
by dedi dwitagama
anak-skolah.jpg
by dedi dwitagama
nyonya.jpg
brenng.jpg
by dedi dwitagama
spatu.jpg
pers.jpg

Kesantunan Anak Negeri


Kesantunan Anak Negeri

tak sampai setengah jam berada di sebuah lapangan di sekolah negeri dimana sekelompok anak sedang bermain futsal … berkali-kali terdengar kata; goblok, tai, anjing,  ….
gagalkah guru bahasa indonesia kita? …. mungkin …. atau kita makin tak masa bodoh pada kesantunan, krn ada beberapa guru di sekitar lapangan yg tak peduli pada kelakuan anak-anak itu.

Gunung meletus

Gunung meletus

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Langsung ke: navigasi, cari
Letusan gunung berapi St. Helens (AS), 1980
Gunung meletus merupakan peristiwa yang terjadi akibat endapan magma di dalam perut bumi yang didorong keluar oleh gas yang bertekanan tinggi.
Magma adalah cairan pijar yang terdapat di dalam lapisan bumi dengan suhu yang sangat tinggi, yakni diperkirakan lebih dari 1.000 °C. Cairan magma yang keluar dari dalam bumi disebut lava. Suhu lava yang dikeluarkan bisa mencapai 700-1.200 °C. Letusan gunung berapi yang membawa batu dan abu dapat menyembur sampai sejauh radius 18 km atau lebih, sedangkan lavanya bisa membanjiri sampai sejauh radius 90 km.
Tidak semua gunung berapi sering meletus. Gunung berapi yang sering meletus disebut gunung berapi aktif.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Berbagai Tipe Gunung Berapi

  1. Gunung berapi kerucut atau gunung berapi strato (strato vulcano)
  2. Gunung berapi perisai (shield volcano)
  3. Gunung berapi maar

[sunting] Ciri-ciri gunung berapi akan meletus

Gunung berapi yang akan meletus dapat diketahui melalui beberapa tanda, antara lain
  • Suhu di sekitar gunung naik.
  • Mata air menjadi kering
  • Sering mengeluarkan suara gemuruh, kadang disertai getaran (gempa)
  • Tumbuhan di sekitar gunung layu
  • Binatang di sekitar gunung bermigrasi

[sunting] Hasil letusan gunung berapi

Berikut adalah hasil dari letusan gunung berapi, antara lain :
Gas vulkanik
Gas yang dikeluarkan gunung berapi pada saat meletus. Gas tersebut antara lain Karbonmonoksida (CO), Karbondioksida (CO2), Hidrogen Sulfide (H2S), Sulfurdioksida (S02), dan Nitrogen (NO2) yang dapat membahayahan manusia.
Lava dan aliran pasir serta batu panas
Lava adalah cairan magma dengan suhu tinggi yang mengalir dari dalam Bumi ke permukaan melalui kawah. Lava encer akan mengalir mengikuti aliran sungai sedangkan lava kental akan membeku dekat dengan sumbernya. Lava yang membeku akan membentuk bermacam-macam batuan.
Lahar
Lahar adalah lava yang telah bercampur dengan batuan, air, dan material lainnya. Lahar sangat berbahaya bagi penduduk di lereng gunung berapi.
Abu letusan
Yakni material yang sangat halus yang disemburkan ke udara saat terjadi letusan. Karena sangat halus, abu letusan dapat terbawa angin dan dirasakan sampai ratusan kilometer jauhnya.
Awan panas
Yakni hasil letusan yang mengalir bergulung seperti awan. Di dalam gulungan ini terdapat batuan pijar yang panas dan material vulkanik padat dengan suhu lebih besar dari 600 °C. Awan panas dapat mengakibatkan luka bakar pada tubuh yang terbuka seperti kepala, lengan, leher atau kaki dan juga dapat menyebabkan sesak napas.

[sunting] Lihat pula

[sunting] Pranala luar

Docang; makanan khas Cirebon

Docang; makanan khas Cirebon

DOCANG ITU
Docang adalah makanan khas Cirebon, yang merupakan perpaduan dari Lontong, Daun Singkong, Toge, Krupuk yang berkolaborasi sayur Dage/Tempe Gembos (yang dihancurkan) serta di kombinasikan dengan parutan kelapa muda.
PAGI HARI
Makanan ini mempunyai rasa khas yang gurih dan nikmat apabila disajikan dalam keadaan panas/hangat dan untuk harga relatif terjangkau semua kalangan, docang adalah makanan asli Cirebon yang masih bisa anda temui di depan Hotel Family di belokan Stasiun Kejaksaan Cirebon. Selamat menikmati.
SARAPAN

Alun-alun Kejaksan Cirebon

Alun-alun Kejaksan Cirebon

BY DEDI DWITAGAMA
ALUN-ALUN ITU
MASJID AT-TAQWA

Halal Bi Halal Dinas Pendidikan DKI Jakarta – Masjid Jakarta Islamic Center

Halal Bi Halal Dinas Pendidikan DKI Jakarta – Masjid Jakarta Islamic Center

BANYAK YANG HADIR
di Masjid Jakarta Islamic Center, Kramat Jaya – Jakarta Utara, 27 September 2010